Halaman

Rabu, 24 Oktober 2012

Jobseeker


Satu pertanyaan yang paling males untuk saya jawab adalah “Udah kerja dimana?”

For me, that’s question it’s so terrible. Why? Because I’m still being a jobseeker, now. Hhahaha
Setelah saya wisuda bulan September 2012 lalu, sekarang saya menjadi seorang unemployee yang sibuk mencari pekerjaan. Maaf, saya ga mau sebut diri saya pengangguran, tapi unemployee. NOTED YA! J

Setiap hari kerjaannya Cuma buka laptop, online cari kerjaan, apply position, dan ga ada respon. Yaa, begitu terus kerjaan saya setiap harinya. Jujur sih, daripada disuruh nyari kerjaan, saya lebih memilih untuk sekolah lagi, atau bahkan harus ngerjain skripsi lagi-pun saya siap. Hehehe.

Jadi jobseeker itu hidupnya ga pasti, ga kaya anak sekolah atau orang kerja. Mereka hidupnya pasti, berangkat jam 7 pagi, pulang jam 4 sore. Bahkan ibu rumah tangga-pun punya jadwalnya, bangun jam 4 pagi terus masak, nyuci, ngepel, nyapu. Lah kalo saya? Bangun jam 5, sholat subuh. Abis itu bingung mau ngapain. Hhehehe

Tapi kalo menurut saya, menjadi jobseeker itu adalah masa “pengistirahatan otak” setelah kurang lebih 4 tahun dipakai untuk berfikir dan bekerja. Ini adalah satu fase dimana kita (sebagai jobseeker) merasakan ketenangan hidup. Oke, saya tau, dengan status unemployee kaya gini mana mungkin kita bisa merasakan ketenangan hidup. Ga mungkin banget kan? But, we must believe that’s best way from God for us. Makanya, nimatin ajah..

Pernah baca tulisan entah dimana, 
“Hidup itu kaya diperkosa, mau ga mau, ya harus mau. Kita nikmatin ajah.”

Asik yah quotenya? Hehhe. Siapa sih yang mau jadi unemployee? Makanya, nikmatin dulu ajah status yang unemployee ini. Kata delon sih, “biarkan indah pada waktunya..”

The most important is GOING EXTRA MILES. Berusaha sekuat tenaga diatas rata-rata. Tetap berdoa kepada Allah SWT dan tawakal. Percaya bahwa Allah mendengar doa kita dan akan mewujudkan semua keinginan kita, asal kita mau berusaha dan terus berusaha.

God always give what we need, not what we want..

Just wait and patient, it works!


Fitta Amellia L.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar