Halaman

Kamis, 17 Januari 2013

Kawah Putih, Ciwidey



Di penghujung tahun 2012 lalu, saya bersama kawan saya memutuskan untuk menghabiskan sisa liburan kahir tahun. Kami memutuskan untuk berlibur di 3 kota yaitu Bandung, Bogor dan Jakarta. Hari pertama di Bandung, kami mengunjungi salah-satu wisata alam yang terkenal dan terletak di Ciwidey, Bandung selatan, yaitu Kawah Putih. Sebelum berangkat, kami mencari informasi tentang lokasi dan harga tiket masuk.

Akhirnya kami berangkat pukul 05.00 pagi menuju Bandung Selatan. Rute yang kami lewati adalah Bogor-Ciawi-Puncak-Cianjur-Bandung. Pemandangan indah menemani kami sepanjang perjalanan. Apalagi ketika kami melewati pucak. Kami juga sempat berfoto-foto di puncak pass, tidak kurang dan tidak lebih.



Puncak Pass, ga kurang, ga lebih
 Jalan menuju kawah putih sangat mudah. Sudah ada petunjuk arahnya untuk menuju kesana. Tapi kalau kalian bingung, saya sarankan untuk bertanya yaa. Karena banyak jalan yang bercabang yang agak mengecoh kami. Hehehe


 

Kami tiba di Kawah Putih pukul 11.30 dan disambut oleh hujan. Setelah parkir kendaraan, akhirnya kami mengantri untuk membeli tiket. HTM yang dikenakan oleh pengunjung adalah :

Weekday Rp. 16.000/orang
Weekend Rp. 17.000/orang
Parkir Rp. 5000/kendaraan
Angkutan Rp. 10.000/orang (pp)
Mobil Rp. 150.000/kendaraan (masuk ke kawasan wisata)

Untuk masuk kedalam kawasan wisata kawah putih ada 2 alternatif pilihan yaitu, menggunakan angkutan yang telah disediakan dengan membayar Rp 10.000/orang, atau menggunakan mobil pribadi dengan harga Rp 150.000/kendaraan.



Kalau saran saya untuk yang membawa mobil pribadi, lebih baik di parkirkan saja kendaraannya di restaurant depan objek wisata, kemudian masuk ke kawasan wisata menggunakan angkutan yang telah disediakan. Lebih murah karena tidak perlu membayar 150.000 rupiah. Lagipula, menurut saya naik angkutan lebih menantang karena ada sensasi tersendiri dengan jalan menanjak dan berkelok-kelok. Coba rasakan saja :D




Setelah tiba di Kawah putih, kami menyewa payung seharga Rp 10.000/payung yang bisa digunakan sepuasnya. Sebelum masuk kawah, ada papan besar yang mengisahkan sejarah terbentuknya kawah putih. Oia, jangan lupa untuk membawa masker muka ya, karena udara disana sangat bau belerang yang bisa membuat dada menjadi sesak. 



Diiringi rintikan hujan, dibawah payung, saling menggenggam, kami menyaksikan keajaiban Allah. Keindahan alam yang menakjubkan. Sungguh luar biasa pemandangan ini. Hamparan kawah berwarna putih yang mengeluarkan asap dikelilingi tebing-tebing tinggi dan hamparan bebatuan putih, serta dihiasi pepohonan dataran tinggi yang membuat suasana semakin syahdu.
Sungguh luar biasa ciptaan Allah, subhanallah..

Setelah itu, kami memutuskan untuk membeli oleh-oleh untuk orang rumah, kemudian pulang dengan rute yang sama. Alhamdulillah, kami tiba di rumah dengan selamat. Tempat ini sangat recommended untuk kalian yang menyukain wisata alam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar